Berita

Pacu Jawi Merupakan Alek Nagari Yang Harus Terus Dipertahankan Dan Dilestarikan

, 04 Februari 2013 | 01:23 WIB | Parlementaria

JW

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi oleh Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe, Direktur ternak Ruminansia Ditjend Peternakan Deptan Fauzi Luthan serta dua Orang Anggota DPR RI Hermanto dan Taslim hadir pada acara alek Nagari Pacu Jawi yang diadakan warga masyarakat Nagari Simabur, Sabtu (2/2) di areal persawahan warga Tanjung Limau Nagari Simabur.

Bupati Tanahdatar M. Shadiq Pasadigoe pada sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan gubernur, anggota DPR RI, pejabat Deptan, telah menyaksikan dari dekat kegiatan pariwisata Kabupaten Tanahdatar ini.

JW_1

Ia menyebut saat ini alek pacu jawi ini bukan lagi milik orang Tanah Datar saja, tapi sudah mendunia. Pemerintah daerah dan masyarakat akan akan berusaha untuk tetap mempertahankan keuthan tradisi seperti ini agar tidak terkikis bahkan terpengaruh oleh maraknya pengaruh budaya dari luar yang banyak berkembang ditengah-tengah masyarakat.

Ia menambahkan atraksi pacu jawi merupakan permainan tradisional masyarakat di Kabupaten Tanah Datar yang diaplikasikan sebagai hiburan masyarakat setempat. "Pacu jawi digelar untuk mengisi masa tenggang setelah panen padi sampai musim bercocok tanam yang prosesinya dilaksanakan secara adat Minangkabau, Selain itu, jelasnya, juga sebagai arena untuk melatih sapi peliharaan masyarakat agar sehat dan bernilai jual tinggi.

JW_2

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan lokasi pacu jawi (balapan sapi) perlu dibuat tempat khusus atau dipermanenkan seperti lapangan pacu kuda dan diagendakan secara rutin.

Ditambahkannya “Pemerintah daerah sudah harus memikirkan areal khusus untuk pacu jawi ini dilengkapi dengan sarana dan prasarananya agar iven pacu jawi ini dapat lebih menarik minat para fotografer dan turis mancanegara.

Ia mengatakan pemerintah provinsi sangat mendukung iven ini bila pemerintah daerah setempat dapat mencarikan satu lokasi yang representatif untuk dibuat areal pacu jawi. Disana ada podium, tempat lintasan, lokasi pemotretan, lokasi pedagang dan tempat hiburan permainan lainnya.

“Pacu jawi di Kabupaten Tanah Datar ini cukup unik dan menarik, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton khususnya fotografer dan turis asing,” tuturnya. Selain itu, kegiatan pacu jawi ini perlu dilestarikan sebagai budaya dan tradisi masyarakat daerah agar tidak punah.

Di sisi lain, tambahnya, pacu jawi mempunyai dampak positif bagi perekonomian dan sosial budaya masyarakat yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Ikut juga menyaksikan pacu jawi ini Anggota DPRD Tanahdatar Ade Raunas dan Firdaus Agus, Kapolres Tanahdatar AKBP Lutfi Martadian, Kadis Budparpora Marwan, Kadis Peternakan Elizabet, Ketua Porwi Khairul Fahmi, Camat Pariangan Aslamudin, serta ratusan masyarakat penggemar dan pecandu olahraga Pacu Jawi se-Tanah Datar.(Humas/HP)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 

Search
Pesona Tanah Datar
Laporan Pengaduan
Tautan
GPR Kominfo
Galeri Foto
Social Media
Instagram
Kontak Kami
Lambang Pemerintah Kabupaten Tanah Datar

Alamat: Jl. Sultan Alam Bagagarsyah Pagaruyung Batusangkar
Tanah Datar 27281
Sumatera Barat
Telpon: 0752 4415030
Fax: 0752 71500
E-mail: kominfo@tanahdatar.go.id