Berita
Giatkan Pembentukan BUMNag se Tanah Datar

BUPATI : KE DEPAN NAGARI TIDAK ANDALKAN SUBSIDI DARI PEMERINTAH

Jumat, 02 November 2018 | 07:43 WIB | Seputar Kecamatan
BUPATI : KE DEPAN NAGARI TIDAK ANDALKAN SUBSIDI DARI PEMERINTAH

Ke depan nagari tidak boleh mengandalkan subsidi dana dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten ataupun dari sumber dana bantuan lainnya, karena itu Pemerintah Daerah Tanah Datar dari tahun 2015 menggiatkan agar Nagari memilihan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dengan menerbitkan peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016 tentang BUMNag perihal pedoman pendirian, pengurusan, pengelolaan dan pembubaran.

“Alhamdulillah, saat ini sudah 59 nagari di Tanah Datar sudah memiliki BUMNag dan telah didaftarkan, dan bahkan usahanya sudah merambah ke luar daerah,” sampai Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Hardiman pada acara Penilaian BUMNag Berprestasi Tingkat Sumatera Barat di BUMNag Bukik Sakumpoa Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab, Kamis (1/11/2018).

Di kesempatan itu Sekda Hardiman mengingatkan dan berharap agar BUMNag mampu membantu masyarakat di nagari. “Pengelolaan transparan salah satu faktor menentukan keberhasilan suatu organisasi, karena itu tentu diharapkan pengurus mengedepankan hal itu sehingga timbul kepercayaan dari masyarakat dan berkembang dengan baik, sehingga suatu saat BUMNag menjadi sumber pendapatan nagari tidak mengandalkan bantuan pemerintah” ujarnya.

“BUMNag Bukik Sakumpoa Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab yang mewakili Tanah Datar ini diharapkan menjadi referensi ataupun contoh bagi nagari lain di Luhak Nan Tuo, dan sengaja kita undang BUMNag lainnya di beberapa nagari di Tanah Datar,” sampai Hardiman.

Sementara itu Wakil Ketua tim Penilai BUMNag Berprestasi tingkat Sumatera Barat Dasrianto Boy menyampaikan, kegiatan penilaian BUMNag tingkat propinsi dilaksanakan sebagai motivasi bagi pelaku usaha di nagari. “Penilaian ini untuk memotivasi pengurus BUMNag agar bisa menjadi motor penggerak bagi peningkatan perekonomian masyarakat nagari,” sampainya.

Dasrianto Boy menambahkan, selama ini banyak program pemerintah baik pusat maupun kabupaten yang tumpang tindih satu sama lain dan bahkan berusia pendek, karena terkadang hanya menjadi program kebijakan semata, sehingga inilah yang jadi penghambat masyarakat nagari tidak bisa berkreatif serta berinovasi untuk mengembangkan usaha perekonomian.

“Belajar dari itu, salah satu pendekatan yang kita laksanakan untuk menjadi stimulan menggerakan perekonomian masyarakat di nagari, yaitu melalui penyatuan pengelolaan kegiatan peningkatan perekonomian yang sekarang dinamakan BUMNag. Dimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, dimana BUMNag atau BUMDes merupakan penyertaaan dan kekayaan nagari/desa dan menjadi kekayaannya,” ujar Dasrianto.

Disamping itu Dasrianto Boy berharap juga kepada pengurus BUMNag jeli melihat peluang usaha yang dilaksanakan. “Terkadang suatu kebutuhan yang sulit di peroleh di nagari malahan bisa menjadi peluang usaha yang dilakukan BUMNag, dan kami percaya itu bisa dilakukan di Tanah Datar karena daerah ini terkenal selalu memperoleh berbagai prestasi di tingkat propinsi maupun nasional, seperti lomba Posyantek beberapa waktu lalu bisa memperoleh peringkat 4 Nasional” harapnya.

Di kesempatan lainnya Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumbar Arkadius Intan Bano yang juga merupakan putra daerah mengungkapkan harapannya BUMNag Bukik Sakumpoa Pasie Laweh mampu menorehkan prestasi yang baik di tingkat propinsi maupun nasional nantinya. “BUMNag Bukik Sakumpoa mampu menjadi penghimpun UKM, hasil pertanian dan lainnya, sehingga memang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Pasie Laweh,” harapnya.

Selepas itu Ketua Bulkaini dalam eksposnya mengungkapkan, BUMNag Bukik Sakumpoa Pasie Laweh dibentuk melalui Musyawarah Tim Perumus dan ditetapkan dengan Pernag nomor 4 Tahun 2017. “Penyertaan modal pertama  yang diatur dalam Pernag Nomor 5 Tahun 2017 sebesar Rp.100 juta dan melalui Pernag Nomor 5 tahun 2018 sebesar Rp. 140 juta,” sampainya.

Bulkaini menambahkan, visi BUMNag Bukik Sakumpoa adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat nagari pasie laweh, sedangkan misinya adalah menciptakan lapangan pekerjaan, membuka pola wirausaha, mengelola dana program yang masuk  ke nagari, menggali potensi serta membangun kerjasama ekonomi dengan berbagai pihak.  “BUMNag Bukik Sakumpoa melaksanakan unit usaha penjualan pupuk, layanan transaksi perbankan melalui BRI-Link, pengelolaan pasar Balai Selasa, Pengelolaan Objek Wisata, penyewaan mesin molen dan beberapa usaha lainnya,” pungkasnya.

Turut hadir di kegiatan itu OPD Tanah Datar, Kepala BRI Cabang Batusangkar, Bank Nagari Cabang Batusangkar, Camat, Forkopimca, Wali Nagari Pasie Laweh Mukhtar Kiman dan undangan lainnya. (Humas/dvd)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 
Pengumuman
Link SKPD

Search
Tautan
GPR Kominfo
Galeri Foto
Social Media
Instagram
Kontak Kami
Lambang Pemerintah Kabupaten Tanah Datar

Alamat: Jl. Sultan Alam Bagagarsyah Pagaruyung Batusangkar
Tanah Datar 27281
Sumatera Barat
Telpon: 0752 4415030
Fax: 0752 71500
E-mail: kominfo@tanahdatar.go.id