Berita

KUNJUNGI SENTRA TENUN LINTAU, IBU MUFIDAH JUSUF KALLA KAGUMI MUSLIM PENENUN..

Rabu, 10 April 2019 | 04:51 WIB | Seremonial
KUNJUNGI SENTRA TENUN LINTAU, IBU MUFIDAH JUSUF KALLA KAGUMI MUSLIM PENENUN SARUNG BUGIS

Bisa dikatakan hari bahagia bagi Pak Muslim (85) seorang penenun asal Tanjung Bonia Lintau Buo Utara, pasalnya saat Ia sedang asyik menenun kain sarung bugis dengan alat tenunnya yang sederhana dan sudah tua, Ia disambangi Isteri Wakil Presiden Republik Indonesia (RI-4) Ibu Mufidah Jusuf Kalla. 

Dari pantauan Humas, Senin (08/04), terlihat Ibu Mufidah didampingi isteri Gubernur Sumbar Ny. Nevi Zuraina dan isteri Bupati Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah sedang asyik berbincang-bincang dengan pak Muslim.

Ibu Mufidah ke Tanah Datar merupakan dalam rangka kunjungan ke Sentra Tenun Kriya Minang di Tigo Jangko, mengunjungi Pembangunan Masjid, Rehab Rumah Tidak Layak Huni di Lintau dan sekaligus Meresmikan Gedung Promosi Daerah dan Pusat Oleh-Oleh yang bersebelahan dengan Gedung Indo Jolito Batusangkar.

Sembari bercengkrama Ibu Mufidah JK terlihat kagum dengan keuletan Muslim. Di usia yang tidak muda lagi dia masih sanggup menenun, masih kuat mengayun alat penenun miliknya dan tanpa memakai kaca mata Ia masih mampu menyelesaikan jika ada benang yang kusut.

Pak Muslim saat ini menenun di Sentra Industri Tenun Tanah Datar di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, bergabung dengan penenun-penenun muda yang sedang berlatih menenun songket disana. Sentra Industri Tenun ini merupakan pusat pelatihan tenun yang dibangun Pemerintah Pusat dan diresmikan oleh Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla sendiri setahun yang lalu.

Dari penuturan Pak Muslim, Ia baru dua bulan bergabung disana, "Ambo baru duo bulan mulai menanun saruang bugih ko, dan bagabuang di Sentra Tenun, dan itu berkat ajakan dari Ibu Emi Irdinansyah, sabalumnyo alah hampia tigo puluah tahun ambo indak mananun lai, karano kurangnyo nan baminat untuak manaruihan usaho ko," ucapnya dengan bahasa Minang dialek Lintau.

Dia juga menyebutkan jika Ibuk Irdinansyah tidak ingin tenun sarung bagis ini punah di Tanah Datar tepatnya di Tanjuang Bonai Lintau Buo Utara, bahkan buk Emi ingin menjadikan kampung tenun bugis di Tanjuang Bonai.

Pak Muslim juga punya keinginan untuk meneruskan tenun bugis ini kepada anak-anaknya, namun karena anak-anaknya sudah bekerja semua bahkan ada yang sudah meninggal dunia, maka keinginan itu belum terwujud. 

Keahlian menenun kain sarung bugis itu Ia dapatkan di Silungkang sejak tahun 1960 an dan pada tahun 1966 Ia beli alat penenun tersebut dan dipergunakannya hingga tahun 1980 an dan sejak itu Ia berhenti menenun dan baru sekarang kembali dipergunakannya karena diajak Buk Emi Irdinansyah, cerita pak Muslim.

Sebelumnya Ibu Mufidah menghimbau seluruh kepala daerah di Sumatera Barat untuk melestarikan tenun, agar kekayaan budaya dan aset bangsa tetap tumbuh dan berkembang karena ini juga merupakan penopang ekonomi dan penggerak sektor Industri Kerajinan Menengah (IKM) di Sumatera Barat. (Humas-Irfan)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 
Pengumuman
Link SKPD

Search
Tautan
GPR Kominfo
Galeri Foto
Social Media
Instagram
Kontak Kami
Lambang Pemerintah Kabupaten Tanah Datar

Alamat: Jl. Sultan Alam Bagagarsyah Pagaruyung Batusangkar
Tanah Datar 27281
Sumatera Barat
Telpon: 0752 4415030
Fax: 0752 71500
E-mail: kominfo@tanahdatar.go.id