Berita

SIAPKAN STRATEGI PERTUMBUHAN EKONOMI, PEMKAB GELAR RAKOR PEREKONOMIAN

Senin, 30 September 2019 | 18:59 WIB | Lintas SKPD
SIAPKAN STRATEGI PERTUMBUHAN EKONOMI, PEMKAB GELAR RAKOR PEREKONOMIAN

Menyikapi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Datar yang sedikit melambat dibanding tahun sebelumnya, pemerintah daerah melaksanakan Rapat Koordinasi dengan mengangkat tema Strategi Peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi yang dihadiri Sekda Irwandi, Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, perbankan dan stake holder terkait, Senin (30/09/2019) di Gedung Indo Jolito.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat membuka acara menyampaikan pertumbuhan ekonomi merupakan sasaran pencapaian misi ke-5 yaitu peningkatan ekonomi masyarakat yang berbasis kerakyatan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya daerah.

“Laju pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting yang menunjukkan peran pemerintah daerah memacu kegiatan perekonomian di berbagai sektor,” sampai bupati.

Disampaikan bupati berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Datar tahun 2018 berada pada posisi 5,08 persen tumbuh melambat dibanding tahun 2017 sebesar 5,12 persen.

“Walaupun angka ini masih sangat sementara tentunya ini menjadi perhatian semua pihak, mari kita lihat lagi apa kira-kira penyebab melambatnya laju pertumbuhan ekonomi Tanah Datar dan menyiapkan langkah-langkah percepatan,” pesannya.

Karena ini masih bersifat angka sangat sementara bupati berharap kepada seluruh perangkat daerah dan pihak perbankan dapat memberikan data yang lengkap dan valid kepada BPS sehingga hasil perhitungan sesuai dengan kondisi yang ada.

Bupati juga berharap sektor penyumbang angka PDRB terbesar seperti pertanian, kehutanan dan perikanan, perdagangan, industri pengolahan terus ditingkatkan.

“Selain pertanian, sektor pariwisata yang menjadi andalan Tanah Datar diharapkan bisa menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi dengan bergeraknya roda perekonomian masyarakat,” ucapnya lagi.

Asisten Ekobang Edi Susanto dalam paparannya dari beberapa indikator pembangunan Tanah Datar selama tahun 2018 mengalami perbaikan seperti PDRB per kapita yang terus meningkat dari Rp. 33,5 juta menjadi Rp. 35,67 juta , Indeks Pembangunan Manusia naik dari tahun sebelumnya menjadi 71,25, Angka kemiskinan yang turun menjadi 5,32 sementara untuk pertumbuhan ekonomi sedikit melambat, indeks Gini Ratio meningkat dari sebelumya 0,26 menjadi 0,29 , angka pengangguran sedikit naik dari 3,72 menjadi 3,86 dan laju inflasi naik dari 2,45 menjadi 2,99.

Sebelumnya Panitia Penyelenggara Masni Yuletri dalam laporannya menyebutkan rapat koordinasi dilaksanakan bertujuan untuk membahas dan merumuskan kebijakan di bidang ekonomi terutama menjawab isu yang ada saat ini dan mengkoordinasikan cara penghitungan pertumbuhan dari 17 lapangan usaha sehingga dapat diketahui lapangan usaha yang perlu mendapat perhatian serta menjalin kerjasama dan komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah, BPS dan perbankan.

“Isu yang ada saat ini angka sementara pertumbuhan ekonomi Tanah Datar tumbuh melambat dan berada di bawah angka nasional sebesar 5,17 persen dan provinsi sebesar 5,14 persen,” sampai Masni yang juga Kabag Perekonomian.

Kepala BPS Tanah Datar Muhammad Hudaya dalam paparannya sektor penyumbang terbesar PRDB Tanah Datar tahun 2018 pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 30,61 persen diikuti perdagangan besar 13,43 persen, industri pengolahan 11,09 persen, konstruksi 10,10 persen dan transportasi dan pergudangan sebesar 8,59 persen.

“Dengan dominannya sektor pertanian maka sektor pertanian menjadi penentu pertumbuhan ekonomi di Tanah Datar, ketika sektor ini melambat maka berpengaruh terhadap laju pertumbuhan ekonomi Tanah Datar secara keseluruhan,” jelasnya.

Apalagi sektor pertanian sangat rentan terpengaruh kondisi alam, serangan hama maupun kebijakan pusat dan lainnya.

Dari data yang ada jelas Muhammad Hudaya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan Tanah Datar tahun 2018 tumbuh 2,93 persen melambat dibanding tahun sebelumnya 3,26 persen.

“Secara umum berbagai sektor terus meningkat dan tumbuh namun tumbuhnya tidak secepat dibanding tahun 2017, sehingga perlu dirancang program yang bisa memberi stimulan kepada sektor-sektor penyumbang PDRB terbesar di Tanah Datar,” sarannya.

Sekretaris Daerah Irwandi di kesempatan itu mengatakan akan segera menindaklanjuti hasil rapat koordonasi dengan meminta perangkat daerah melengkapi data-data yang dibutuhkan BPS dalam penghitungan laju pertumbuhan ekonomi. “Kita minta perangkat daerah menyiapkan data yang dibutuhkan dan kerjasama perbankan serta program-program untuk intervensi peningkatan pertumbuhan ekonomi, selain itu akan dibentuk tim kerja percepatan pertumbuhan ekonomi. (humas-rilis/wn)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 
Link SKPD

Search
Tautan
GPR Kominfo
Galeri Foto
Social Media
Instagram
Kontak Kami
Lambang Pemerintah Kabupaten Tanah Datar

Alamat: Jl. Sultan Alam Bagagarsyah Pagaruyung Batusangkar
Tanah Datar 27281
Sumatera Barat
Telpon: 0752 4415030
Fax: 0752 71500
E-mail: kominfo@tanahdatar.go.id