Berita

Pengurus LKAAM Lima Kaum Masa Bakti 2020-2025 Dikukuhkan

Selasa, 22 September 2020 | 19:50 WIB | Seremonial
Pengurus LKAAM Lima Kaum Masa Bakti 2020-2025 Dikukuhkan

Tanah Datar, HUMAS - Pasca dibentuknya Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) tahun 1966 yang lalu oleh tokoh-tokoh adat dan pemerintahan di masa itu memiliki kaitan erat dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN).

LKAAM Provinsi dibentuk berdasarkan hasil musyawarah dari LKAAM Kabupaten, sementara LKAAM Kabupaten dibentuk dari unsur KAN di nagari dan Ketua KAN di nagari juga bisa menjadi Ketua LKAAM di Kabupaten, artinya pengurus KAN juga tidak akan terlepas dari kepengurusan LKAAM.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua LKAAM Tanah Datar Rusyadrijal Dt. Rajo Manso, usai melantik Kepengurusan LKAAM Kecamatan Lima Kaum masa bakti 2020-2025, Selasa (22/09) gedung serba guna Kecamatan Lima Kaum.

Sesuai Surat Keputusan (SK) Pimpinan Daerah LKAAM Tanah Datar Luhak Nan Tuo Nomor 11/SK/PD-LKAAM-TD/IX-2020, tentang Pengukuhan Komposisi dan Personalia Pucuk Undang Dewan Pertimbangan Adat dan Syara' serta Pengurus LKAAM Kecamatan Lima Kaum Masa Bakti 2020-2025, tertanggal 22 September 2020 itu resmi dikukuhkan LKAAM Kabupaten Tanah Datar.

Dari hasil musyawarah yang telah di SK kan itu terpilih selaku ketua umum Erdimaizul, S.Pd. Dt. Rajo Malano, ketua I Abdul Maliksir Dt.Tamandaro, ketua II Drs. Afton Zuid Dt. Jo Penghulu, Sekretaris Yudarmi Dt. Rajo Ameh dan Bendahara Editiawarman Mukhtar Dt. Sinaro Basa.

Dikatakan R. Dt. Rajo Manso KAN dan LKAAM sejalan dalam penyelesaian silang sengketa yang terjadi, "wewenang KAN salingka nagari, dalam artian KAN di nagari tidak bisa menyelesaikan permasalahan di kecamatan apalagi di kabupaten, dari itu perpanjangan tangan KAN di kecamatan adalah LKAAM di kecamatan, jadi itulah hubungan LKAAM dengan KAN,” sebutnya.

Disampaikan R.Dt. Rajo Manso itu harus dipahami bersama sehingga tidak lagi muncul anggapan jika LKAAM turut menyelesaikan permasalahan di nagari dikatakan Adat Salingka Nagari, jadi tidak ada urusan LKAAM.

"LKAAM sebagai lembaga yang memfasilitasi kepentingan masyarakat kepada pemerintah dan begitu juga bagaimana LKAAM itu beradaptasi dengan adat dan tidak pula tumpang tindih dengan KAN," tambahnya.

Sebelumnya Ketua LKAAM Kecamatan Lima Kaum yang baru saja dikukuhkan Erdimaizul, S.Pd. Dt. Rajo Malano sampaikan situasi saat ini sudah banyak yang tidak semestinya atau melenceng dari tatanan adat maupun norma, dari itu ke depan LKAAM di bawah kepemimpinannya akan berupaya menjemput kembali yang tertinggal, mengumpulkan yang tertumpah dan mempererat yang renggang.

"Dari segi pengetahuan, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat yang mungkin saya juga belum matang dari itu saya juga mohon dukungan dan bimbingan sehingga ke depan dengan kebersamaan kita bisa memajukan LKAAM Kecamatan Lima Kaum,” ucapnya.

Erdimaizul juga mohon kerjasama semua pihak terutama pemerintah daerah mengingat anggaran LKAAM kecamatan yang sangat minim sehingga untuk melaksanakan kegiatan saja sangat sulit.

Ditambahkan Erdimaizul akan segera menyusun rencana kerja dan menjadwalkan rapat, dari itu Ia minta dukungan dari LKAAM kabupaten.

Terkait fenomena yang terjadi saat ini dikatakannya seperti mulai berkurangnya pemahaman adat di tengah-tengah masyarakat, mulai lunturnya pengamalan norma hukum, adat dan agama serta masih minimnya informasi tentang adat dan budaya, baik tertulis, audio maupun visual.

Menyikapi hal itu dikatakannya LKAAM Kecamatan Lima Kaum ke depan perlu merancang program dan kegiatan seperti menginventarisasi nilai-nilai adat yang sudah lama berlaku di nagari-nagari yang ada di Kecamatan Lima Kaum.

Sementara itu Plt. Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, SH sampaikan untuk menselaraskan pemahaman adat terutama pemangku adat apalagi itu pada saat acara-acara tertentu dan itu harus ditonjolkan agama, adat dan budaya itu.

"Pemangku adat di daerah sebagai cerminan yang harus menyesuaikan cara berpakaian maupun memposisikan diri dan itu harus diaplikasikan, "ucapnya.

Diakui Zuldafri jika di Kecamatan Lima Kaum banyak terdapat bukti-bukti sejarah, yang patut diangkat, dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus.

Terkait anggaran LKAAM kecamatan yang minim, ke depan Plt. Bupati akan berupaya bisa diusahakan dari anggaran LKAAM kabupaten mengingat APBD sudah ketok palu.

Turut hadir saat pengukuhan tersebut Kepala Dinas PMDPPKB Nofenril, Camat Lima Kaum Hendra Setyawan, Forkopimca, Pengurus LKAAM Kabupaten, Bundo Kanduang dan undangan lainnya. (Irfan F)

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar
 
Link SKPD

Search
Informasi Wisata
Tautan
GPR Kominfo
Galeri Foto
Social Media
Instagram
Kontak Kami
Lambang Pemerintah Kabupaten Tanah Datar

Alamat: Jl. Sultan Alam Bagagarsyah Pagaruyung Batusangkar
Tanah Datar 27281
Sumatera Barat
Telpon: 0752 4415030
Fax: 0752 71500
E-mail: kominfo@tanahdatar.go.id